Picsum ID: 569
Banyak orang terbiasa makan malam larut atau mengudap camilan tepat sebelum tidur. Padahal, sebuah penelitian menemukan bahwa memberi jeda antara waktu makan terakhir dan waktu tidur berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskular. Dalam studi tersebut, orang yang berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur menunjukkan sejumlah perubahan positif pada tekanan darah, detak jantung, serta pengelolaan gula darah.
Baca juga: Manfaat Power Nap dan Cara Tidur Siang yang Benar agar Tidak Pusing
Buat kamu yang ingin mulai memperbaiki kebiasaan tidur dan makan, temuan ini bisa menjadi langkah awal yang sederhana namun berdampak.
Tubuh punya ritme alami atau jam biologis yang mengatur berbagai proses, termasuk pencernaan. Ketika kamu makan terlalu dekat dengan waktu tidur, tubuh dipaksa bekerja memproses makanan di saat yang seharusnya dipakai untuk beristirahat dan memulihkan diri. Hal ini bisa memengaruhi kualitas tidur sekaligus memberi beban tambahan pada sistem metabolisme.
Akibatnya, proses pengaturan gula darah dan pemulihan jantung tidak berjalan seoptimal ketika perut dalam kondisi lebih tenang saat tidur.
Studi tersebut menunjukkan bahwa jeda sekitar tiga jam antara makan terakhir dan tidur memberi waktu bagi tubuh untuk menyelesaikan sebagian besar proses pencernaan sebelum kamu terlelap. Hasilnya, tekanan darah dan detak jantung cenderung lebih stabil sepanjang malam, dan pengelolaan gula darah berjalan lebih baik.
Ini sejalan dengan berbagai penelitian gaya hidup sehat lain yang menekankan pentingnya menyelaraskan pola makan dengan ritme alami tubuh.
Mengubah kebiasaan makan malam tidak harus drastis. Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba:
Perubahan kecil seperti memberi jeda antara makan dan tidur mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan rutin bisa memberi dampak yang nyata dalam jangka panjang. Ditambah dengan tidur cukup dan aktivitas fisik teratur, kebiasaan ini membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme secara keseluruhan.
Tidak perlu sempurna dalam semalam. Mulailah dengan menggeser jam makan malam sedikit lebih awal, dan rasakan sendiri perbedaannya.
Sumber: Okezone
Pagi yang berantakan bikin mood seharian buruk. Meditasi pagi bisa jadi penawarnya. Ini cara memulai…
Aktivitas fisik rutin terbukti membantu menjaga kesehatan otak dan mencegah penurunan kognitif. Ini penjelasan dan…
Program Cek Kesehatan Gratis dari Kemenkes tidak berhenti di skrining. Peserta yang terdeteksi hipertensi dan…
Lelah berkepanjangan yang tidak hilang meski sudah istirahat bisa jadi tanda burnout. Ini cara mengenali…
Laporan Zurich menyebut gangguan kesehatan mental bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga berdampak pada produktivitas…
Berkebun ternyata bukan sekadar hobi mengisi waktu. Ini manfaat berkebun di rumah untuk kesehatan mental…